Sabtu, Maret 28, 2020

Hari Keempat Kepompong

Hari Keempat, recook resep pukis lainnya aahh
Pilih resep siapa ya?
Bolak-balik antara cookpad, youtube, blog.. akhirnya ke youtube lagi
Hahahahaha kayak emak-emak lagi bingung.

Nah ini aja deh.. channelnya Chalistaa Kitchen
Seperti di Yackikuka, resep ini juga merupakan recook tetapi sedikit dimodifikasi pada penggunaan tepung. Memang sependek yang saya perhatikan ada bermacam-macam penggunaan tepung untuk adonan pukis. Ada yang menggunakan tepung terigu protein sedang, ada yang dicampur dengan maizena, ada yang dicampur dengan tepung protein tinggi dan sebagainya.
Buat bisa bilang yang mana yang lebih oke, ya harus dicoba sendiri lagi.
Oh iya saya beberapa kali mengalami, meskipun sudah berusaha mengikuti langkah demi langkah instruksi pembuatan cemilan via youtube yang notabene bisa kita lihat jelas prosesnya ternyata gak selalu berhasil lho..
Entah karena ada yang terlewati dalam pembuatan video atau memang tidak ditampilkan karena beberapa alasan.
Dengan begini saya jadi lebih memahami jika ada beberapa komentar di bawah video yang menuliskan kue yang dibuat tidak sama hasilnya.
Ada beberapa youtuber yang bersedia menjawab tetapi ada juga yang tidak.
Ya gapapa sih..
Saya sendiri akan mencari sumber lain jika saya memang ingin sekali bisa membuat cemilan tersebut.
Kalau sudah gak mood..hempaskan..wkwkwk

Setiap merecook sebuah resep saya mempraktekkan dengan bahan dan takaran yang sama persis.
Resep ini saya recook dua kali karena menurut saya di recook pertama (yang sesuai dengan resep yang tercantum di youtube) hasilnya lebih manis daripada resep milik Yackikuka.
Di recook yang kedua saya kurangi takaran gulanya dan ada beberapa bahan lain yang saya variasikan.
Testimoni paksu dan anak-anak, "udah pas niii.." iyesss!
Makin yakin buat kirim-kirim Pukis juga ke beberapa teman Ibu Profesional yang rumahnya dekat (recook kedua saya sengaja membuat bahan 2 kali lipat).
Alhamdulillah, responnya pun memuaskan
"Kayak pukis premium lho mak Far, lembut.." tulis mak Dyas
"Enyaakk.."tulis mak Ika juga.

Resmilah percobaan Pukis ditutup..
Siap mencoba resep laiiin


0 Comments:

Posting Komentar

Haiii.. tanpa mengurangi keakraban, silahkan berkomentar dengan baik dan sopan yaa.. Komentar bersifat spam tidak akan dipublikasi