Selasa, Maret 03, 2020

Memberi Jeda

Pernah gak sih merasa "kekenyangan" ngemil ilmu?
Semua ilmu yang baik/bermanfaat begitu menggiurkan untuk diicipi..
Tetapi nyatanya tidak semua kita butuhkan.
Saking seringnya icip-icip ilmu bahkan kadang tak ada satu keterampilan atau pengetahuan mendalam yang kita benar-benar kuasai.
Di sinilah kita perlu memberi jeda..
Memberi ruang bagi diri untuk mengevaluasi kembali apa sebenarnya yang kita inginkan? ilmu apa yang ingin benar-benar dikuasai?

Saya pun kembali mengingat-ingat ilmu apa saja yang sudah saya dapatkan selama di hutan apel?
Ada banyak potluck ilmu beterbaran di sana..
Saya memegang kuat-kuat peta belajar dan hanya memilih ilmu-ilmu yang saya butuhkan seperti resep membuat bolu kukus, resep membuat pie susu, membuat baceman, dan tips membuat roti. Keempat potluck ini masih termasuk dalam menu utama yang saya inginkan meski belum tepat sesuai keinginan karena saya menginginkan resep yang didalamnya ada juga cerita tentang proses mendapatkan resep tersebut sehingga saya bisa belajar dari proses yang dijalani,
Karena bersamaan dengan dimulainya tahapan ulat saya pun memulai project menemukan takaran tepat resep-resep kue yang enak meski dibuat secara ekonomis.

Berikutnya mulai mencari keluarga yang merupakan kumpulan dari beberapa peserta kelas Bunda Cekatan yang memiliki ketertarikan ilmu yang sama. Tentu saja pilihan saya jatuh kepada keluarga Cooking yang kemudian namanya berubah menjadi keluarga Ratu Dapur. Di dalam keluarga ini awalnya pembicaraan kami lebih pada persiapan keluarga untuk berbagi cerita dengan keluarga-keluarga lain dalam bentuk video. Bertambah hari topik pun semakin beragam. Mulai dari food preparation, berbagi tips dapur, dan berbagi resep.
Banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan tetapi belum sampai pada yang saya benar-benar butuhkan. Meski demikian, tak mengapa.. saya tetap dapat menikmati.
Dari menyimak video keluarga di luar Ratu Dapur saya pun akhirnya tertarik juga berkunjung ke keluarga Fotografi - Videografi, Namun entah karena saya masuk ke dalam keluarga tersebut terlambat atau memang tak banyak dibahas, ilmu yang saya butuhkan tentang food photography tak banyak saya jumpai.
Oh iya di kelas saya woro-woro, jika ada yang menemukan kelas Bullet Journal tolong dikabari. Alhamdulillah ternyata ada sub bagian keluarga Manajemen Waktu yang membahas khusus tentang Bullet Journal.
Masih tetap berpegang pada peta belajar, bahasan dalam keluarga Bullet Journal ini pun menjadi makanan utama yang lezat.



0 Comments:

Posting Komentar

Haiii.. tanpa mengurangi keakraban, silahkan berkomentar dengan baik dan sopan yaa.. Komentar bersifat spam tidak akan dipublikasi