Satu orang memiliki growth mindset, lalu dirinya membumikan pikiran dalam tindakan dan melejit demikian pesat.. nah apa yang terjadi jika dilakukan tidak hanya oleh satu atau dua orang saja tetapi oleh seisi kota?
Selasa, Januari 26, 2021
Belajar Sampai Tanda Titik
Menulis jurnal zona Growth membuat saya membuka-buka lagi buku "Strawberry Generation" karangan Rhenald Kasali, PhD. Sampai akhirnya saya bertemu lagi dengan tulisan beliau yang ketika pertama saya membacanya dulu membuat saya terdiam agak lama..
Berselancar dalam zona belajar itu meletihkan dan kadang memang pahit. Anda boleh bilang hidup dalam kepahitan ini unethical. Boleh saja. But this is your life, your family life, and you should remember those you love. Kalau kita mau hidup enak yang harus belajar terus, tidak boleh ada tamatnya meski tidak ada ijazahnya. Artinya, ya kerja keras, kerja lebih gigih, lebih bertanggung jawab, dan memberi lebih.
Ah iya bener banget Prof, belajar itu gak bisa dipungkiri ada lelahnya dan pahitnya juga. Secara fisik belajar membutuhkan energi yang besar. Secara mental, belajar juga menjadi tantangan stamina mental manakala menjumpai kegagalan berulang kali yang membuat harus belajar lagi berulang kali juga, berjumpa dengan kejenuhan atau godaan yang membuat ingin cepat beralih saja tanpa menyelesaikan apa yang sedang dipelajari.
Belajar itu pilihan untuk kehidupan yang ingin atau sedang kita lakoni. Saat kehidupan sedang sulit, kita perlu belajar bagaimana caranya agar kesulitan itu dapat teratasi. Mempelajari peluang bisnis, mengatur keuangan, belajar berjejaring, dan lain sebagainya. Sebaliknya demikian juga saat kita senang, kita perlu belajar menyikapi kesenangan, belajar memajukan lingkungan sekitar, dan seterusnya. Belajar ada di setiap fase kehidupan.
Belajar gak cuma berhubungan dengan diri sendiri tetapi ada orang lain juga yang akan terdampak dengan proses belajar kita. Yang saya maksud bukan hanya tentang hasil belajar ya.. misalnya ketika kita belajar menjahit maka ada hasil jahitan yang lebih rapi lalu kita jual dan bisa mendapatkan uang. Tetapi lebih dari itu belajar juga membawa dampak lebih lainnya terutama pada orang-orang di sekitar kita atau dengan kata lain dalam belajar pun ada hukum alam, presesi.
Apa sih hukum presesi?
Minggu, Januari 24, 2021
Pelukan 20 Detik
- Meningkatkan kemampuan sosial
- Membuat hubungan semakin solid
- Membuat tidur lebih baik
- Membuat orang menjadi lebih dermawan
- Meningkatkan hasrat seksual
- Memicu insting melindungi
- Pola asuh,
- Sedang melalui fase mandiri,
- Pengaruh lingkungan,
- Krisis kepercayaan diri,
Selasa, Januari 19, 2021
Diri yang Bertumbuh
Mindset
Mindset artinya serangkaian pemikiran yang membentuk dasar pemikiran seseorang dalam memandang sesuatu. Mindset adalah kata lain dari pola pikir. Beberapa pengertian mindset menurut para ahli adalah suatu set atau rangkaian pemikiran yang membentuk kebiasaan berpikir dari individu. Selain itu, pengertian lain dari mindset adalah doa dan harapan yang dimiliki seseorang akan suatu hal yang ingin dicapai dalam hidup. Sehingga, doa dan harapan ini kemudian membentuk cara berpikir seseorang. (studilmu.com)
Sejalan dengan penelitian yang dilakukan selama dua puluh tahun oleh Carol S. Dweck yang menunjukkan pandangan yang Anda adopsi untuk diri Anda sangat mempengaruhi cara Anda mengarahkan kehidupan. Mindset hanyalah sebuah keyakinan, ada dalam kesadaran dan sebenarnya dapat diubah. Berkaitan berubah ini ada dua macam mindset. Yang pertama fixed mindset (mindset tetap) dimana orang yang memiliki mindset ini percaya bahwa kualitas seseorang sudah ditetapkan. Misalnya sudah ditetapkan sebagai orang cerdas. Akibatnya akan menciptakan kebutuhan untuk membuktikan diri terus menerus. Sementara orang yang memiliki mindset lain -growth mindset- percaya bahwa kualitas dasar diri dapat diolah melalui upaya-upaya tertentu. Keberhasilan bagi orang dengan growth mindset terjadi manakala mereka mengembangkan diri. Sedangkan bagi orang dengan fixed mindset, keberhasilan terjadi jika faktor keberhasilan sudah ada dalam genggaman. Jika sesuatu sudah bersifat terlalu menantang dan mereka merasa tidak cerdas/berbakat, mereka tidak akan tertarik lagi.
Mindset dan Hexagon City
Dari penjabaran singkat di atas tentu kita semakin bisa mengerti mengapa secara khusus ada zona Growth di Hexagon City. Agar kota produktif ini dapat semakin tumbuh, memiliki warga dengan pikiran, keinginan dan aksi untuk terus berkembang menjadi hal yang penting. Memiliki warga yang cerdas dan kreatif saja tidak cukup.
Saya mulai dengan menuliskan growth untuk diri saya sendiri. Growth mindset bagi saya sebagai hexagonia, selalu ada solusi. Dengan pikiran demikian saya akan mendorong diri terus berupaya bila bertemu tantangan dengan ikhtiar maksimal yang saya bisa lakukan. Baik berupa tindakan maupun pemikiran. Selebrasinya tentu saja manakala sebuah masalah terpecahkan.
Contoh penerapannya ada di growth saya untuk Co Housing. Membuat aplikasi sendiri tidak pernah terbayang oleh saya sebelumnya. Growth mindset saya BISA. Saya yakin membuat aplikasi bisa dipelajari. Tentu inginnya bisa ada di apps store. Tetapi langkah besar selalu dimulai dari langkah kecil. Jadi target utamanya di perkuliahan ini, bisa diinstal di gawai kami masing-masing.
Dan kemarin menjadi hari yang menyenangkan buat saya karena akhirnya bisa membuat aplikasi meski masih dalam versi pdf jadi belum bisa diklik seperti file asli yang saya buat. Yeaayyyy! ini aja udah seneeen. Tinggal uprek lebih dalam lagi.. semangat!! *tepuk-tepuk pundak sendiri

Selasa, Januari 12, 2021
Hexagon City Bagi Saya...
Kerjasama dalam tim...
Minggu, Januari 10, 2021
Mahal atau Murah?
- Kualitas Produk. Biasanya emak-emak nih paling detail membandingkan kualitas produk sebelum membeli. Ya iyalaaah pengennya punya barang yang tahan lama/awet. Misalnya ketika ingin membeli baju. Modelnya sama-sama menarik nih, warnanya pun sesuai keinginan. Tapi kualitas bahan berbeda. Yang satu lebih murah tetapi pada cucian pertama akan luntur. Sementara yang lain tidak. Tentu yang dipilih yang tidak luntur.
- Kebutuhan. Pernahkah melihat suatu pelatihan dengan biaya di atas satu juta? Sering yaa.. biasanya pelatihan yang ilmunya lagi banyak dicari nih... Lalu menurut kamu sendiri gimana? Mahal atau murah? Jawabannya pasti lagi-lagi tergantung kebutuhan. Kalau dengan mengikuti pelatihan itu kehidupan kita akan semakin lebih baik, biaya pelatihan tidak terlalu dipermasalahkan. Itu sebabnya meski ada yang mengatakan mahal tetap saja pesertanya membludak.
- Berperan pula sebagai penjual/produsen. Bagi saya, contoh yang paling mudah diberikan kepada anak-anak tentang harga saat mulai membuka usaha kuliner. Karena di usaha sebelumnya yang dilakukan tidak banyak melibatkan anak-anak. Misalnya ketika saya membuka usaha craft, yang menjahit saya sendiri. Usaha MLM juga demikian. Tetapi di usaha kuliner anak-anak melihat dan membantu secara langsung proses pembuatannya. Ikut merasakan pegal-pegal seperti emak 😁 sehingga semakin memahami ada biaya tenaga yang juga harus diperhitungkan
- Produk buatan teman sendiri. Terutama teman yang sudah dekat sekali. Banyak mengiyakan harga yang ditawarkan daripada menawar. Karena kita berharap dengan membeli produknya, akan membuat sang teman merasa senang dan terbantu. Hubungan pun akan menjadi lebih baik lagi.
- Empati. Duh suka gak tega yaa liat penjual pinggir jalan. Apalagi kalau sudah tua dan barang dagangannya masih banyak. Hal ini membuat kita tergerak ingin membeli meskipun belum begitu membutuhkan. Mahal atau murah pun tidak terlalu diperhitungkan
Sabtu, Januari 09, 2021
Agility
- kelincahan
- ketangkasan
- kecerdikan
- kegesitan
- kecerdasan
- Change Agility, kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan apapun
- Mental Agility, kemampuan untuk bertahan dalam kondisi apapun
- People Agility, kemampuan untuk bekerjasama dengan siapapun
- Learning Agility, kemampuan untuk mempelajari dan memahami hal yang baru dengan cepat
- Result Agility, kemampuan untuk tetap berprestasi dalam kondisi apapun
Kamis, Januari 07, 2021
Diam Aja Deh
Bertemu dengan orang yang ngeyel, diberi saran A-Z tetap aja gak berubah, tetap bersikeras pada pendapatnya sendiri. Kadang saya berpikir, kenapa ya seseorang bisa ngeyel banget? Hmm dugaan saya
- Merasa paling tahu dan lawan bicara selalu dianggap memiliki pengetahuan yang kurang
- Merasa paling mampu
- Tidak memahami cara berkomunikasi
- Tidak suka dengan aturan
- Memiliki kesulitan dalam berinteraksi
- Jika orang yang sulit ini sudah mulai menyerang dengan kalimat yang gak rasional dan emosi, tanyakan langsung apa yang membuatnya emosi
- Konfirmasi apa yang disampaikannya. Kalau kita dikatakan mengacau misalnya, tanyakan "maksudnya apa ya?"
- Gak perlu membalas dengan nada defensif. Sepakati kalimatnya jika memang kita mengacau namun minta umpan balik yang membangun agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama
- Berempati pada apa yang sedang dirasakannya. Misalnya dengan mengatakan "Kedengarannya kamu sedang marah sekarang, aku minta maaf soal itu"
- Tahan keinginan untuk bertarung untuk memenangkan perdebatan. Mendengarkan dan mengajukan pertanyaan membawa orang lain ke kesimpulan yang lebih baik. Proses ini dikenal sebagai metode Socrates.
Selasa, Januari 05, 2021
Menyikapi Sebuah Kesalahan
فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ
"Berbicaralah kamu (Musa) berdua kepadanya (Fir'aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut" Qs Thahaa (22) : 44
Selasa, Desember 22, 2020
Tantangan Mengasah Inisiatif
Hwaaaa menyimak materi huddle dari founding mother membuat saya berbinar.
Masih dalam zona Xtra Mile, kali ini kami ditantang untuk membuat usaha lebih banyak lagi agar hasil yang didapat semakin maksimal. Asyiknya kali ini kami boleh memilih usaha ekstra untuk peran yang kami jalani di Hexagon CIty. Dan saya langsung terpikir untuk melakukan usaha esktra sebagai tim formula, sesuai karakter yang saya pilih selama di kota ini, yakni inisiatif.
Tentu saja ada alasan khusus mengapa saya memilih karakter inisiatif. Dalam peran saya sebagai Mardika (yang mendapat amanah membersamai kelas Bunda Produktif Institu Ibu Profesional), saya merasa harus banyak berinisiatif secara terukur dan bertanggung jawab. Bukan yang hanya melontarkan ide-ide saja tetapi tidak menjalankan atau menyerahkan kepada orang lain. Dan sejak awal Founding Mother menyatakan bahwa Hexagon City adalah kota produktif dimana warganya kreatif dan penuh solusi, sebagai ketua Tim Formula, saya tanamkan hal tersebut mulai dari diri saya sendiri.saya akan melatih diri untuk produktif, kreatif, dan mencari solusi pada permasalahan yang saya jumpai. Tantangan sudah pasti hadir. Bagi saya, tantangan ini rejeki yang harus disambut karena tantangan akan menempa diri saya lebih baik lagi, meski menjalaninya seringkali tak semudah yang tertulis di atas kertas (ini yang membuat hidup penuh warna kaan..)
Salah satu yang menjadi keinginan saya juga adalah membuat hexagonia menikmati semua proses yang ada di Hexagon City. Di masa membangun struktur kota saat pemilihan Walikota Hexagon City, saya mengasah inisiatif untuk menciptakan suasana pemilu yang menyenangkan dan terasa seperti pemilu yang sesungguhnya di kota sebelah/ Ada warta pemilu, debat kandidat, analisa pemilu. Bahagia sekali melihat hexagonia tampak memikmati proses pemilu. Sampai ada yang mengatakan "Baru kali ini menonton debat pemilu sampai habis". Keberhasilan Pemilu tak lepas dari dukungan Founding Mother yang demikian sigap membantu membuatkan quick count, desain keren dari Mak Asti, tim data, serta Rektor dan Malika yang sering saya minta pendapatnya.
Dinamika kota terus bergulir melewati zona demi zona. Semua hexagonia merasakan betapa produktifnya kota ini. Seperti kota yang tak pernah tidur. Project passion menjadi rutinitas diskusi keseharian. Para City Leader pun bekerja keras membangun kota penuh kesungguhan. Selain obrolan keseharian, Jumat menjadi hari dimana saya berdiskusi dengan City Leader mengenai perkembangan kota. Kami bekerjasama agar kota ini menjadi kota yang nyaman dan menyenangkan bagi hexagonia. Termasuk menjaga agar tidak terjadi badai informasi. Kami banyak menyimak dan menerima masukan dari hexagonia untuk hal ini.
Tak dapat dipungkiri butuh ketangguhan. Jika sambil lalu saja berada di kota ini pasti yang didapat hanya kebisingan atau kebingungan dengan perkembanganprogram, diskusi, dan info yang demikian banyak dan cepat. Beberapa mulai oleng (ini yang mendorong saya menciptakan tagar #ogaholeng). Dari sini saya berpikir harus melakukan sesuatu lagi untuk meningkatkan keceriaan, keseruan ide, dan rasa senang berada di kota ini. Sungguh saya ingin sekali hexagonia selalu bahagia.
Berawal dari komentar berbalas pantun di postingan kota, tercetuslah ide membuat Lomba Pantun Hexagonia.
Ini menjadi challenge deep dive xtra mile saya sebagai Mardika yang juga masih terus membersamai co house, City Leader, dan pekerjaan domestik dimana saya pun sedang berusaha untuk menambah finansial keluarga. Berikut catatan saya :
Penjelasannya akan saya lanjutkan lagi setelah jeda membuat pesanan onde-onde yaa (ekstra mile 150 onde dalam 2 hari 😁)
...............
Written Desember 22, 2020 by Farida Ariyani
No commentsSelasa, Desember 15, 2020
Zona Xtra Mile
“Go the extra mile” artinya mengerjakan sesuatu dengan usaha lebih. Effort yang kita berikan bukan hanya ordinary, tetapi tidak mengenal batas. Kebalikan dari idiom di atas, kita sering dengar istilah “ so – so”, artinya ya.. gitu gitu aja lah..
Terbayang ya efek yang akan didapatkan dengan melakukan Extra Mile?
Saya mulai dengan menuliskan dulu aktivitas saya sesuai peran dalam project passion.
Senin, November 30, 2020
Kontribusiku pada Kota
Passionate People.
Character Cultivator
Habit Power
Shining 4E
Fasilitas Kota
- Hexamarket, mendukung project passion yang memiliki karya berupa produk
- Hexalink, mendukung project passion yang membutuhkan pelatihan
- Hexamedia, mendukung project passion yang membutuhkan media sosial sebagai wadah project sekalian menjadi menjadi media komunikasi kota
Selasa, November 24, 2020
Zona 4E
- Enjoy, suka/menikmati. Tidak semua aktivitas kita enjoy melakukannya. Ada juga yang membuat kita tidak betah berlama-lama atau malah inginnya menghindari. Tetapi pada aktivitas yang kita melakukannya dengan enjoy, kita akan sangat menikmati bahkan sampai lupa waktu. Biasanya untuk aktivitas yang berhubungan dengan hobby dan passion (eh berbedakah antara hobby dan passion? lain waktu kita bahas yuk ^^)
- Easy, alias mudah. Aktivitas yang terasa mudah membuat kita merasa senang juga melakukannya.
- Excellent, dikatakan demikian jika kita melakukan secara optimal dan menjadi hebat dalam bidang tersebut.
- Earn, jika aktivitas tersebut memunculkan produktivitas dan apresiasi. Bentuk produktivitas bisa karya, uang, prestasi dan sebagainya.
Written November 24, 2020 by Farida Ariyani
No comments


























