Kamis, April 16, 2020

Hari Keduapuluhtiga Kepompong

"Jangan dimakan onde-ondenya ya, Ibu mau lihat besok masih bulet gak" pesan saya.
Alhamdulillah onde-ondenya awet sampai pagi..
Beda kejadian kalau Emak gak wanti-wanti, pasti sudah habis.
Dengan pasukan lengkap di rumah seperti ini, cemilan habis dalam hitungan jam.
Emak senanglaaah kalau yang dimasak laris.
Tapiiii buat cemilan yang sudah dipesan pas dicek hilang, tanduk gemes langsung keluar.
Weleeehhh.. udahannya istighfar banyak-banyak

Alhamdulillah kali ini onde-onde tetap bulat seperti baru dimasak
Bahagiaaaa deh (ternyata bahagia itu sederhana ya.. liat onde-onde tetep bulet pun bisa bikin bahagia..qiqiqiqi) dipandangin terus.
Moga nanti kalau bikin lagi tetap sama seperti ini.

Agak siang, saya kembali membuat martabak mini.
Resep terakhir yang saya coba (martabak bangka) hasilnya agak padat meskipun serat onde-onde terlihat jelas.
Jadi tantangan saya berikutnya adalah membuat onde-onde yang tidak padat.
Saya mencoba mengurangi takaran terigu dan tapioka.
Bila dalam tutorial dituliskan tepung terigu 450 gram dan tapioka 50 gram maka yang saya gunakan adalah terigu 125 gram dan tapioka hanya 10 gram.
Hasilnya masih agak padat namun jauh lebih ringan daripada sebelumnya. Serat pun tetap terbentuk.
Berarti sudah semakin mendekati yang saya inginkan.

Pasang badge excellent lagiii karena saya meriview daan merecook resep







0 Comments:

Posting Komentar

Haiii.. tanpa mengurangi keakraban, silahkan berkomentar dengan baik dan sopan yaa.. Komentar bersifat spam tidak akan dipublikasi